01. Membaca makin jauh, kencing makin dekat.
02. Dulu tidur berhadap-hadapan, sekarang beradu pantat. (buat yang sudah married..)
03. Dulu suka pakai minyak wangi, sekarang sering pakai minyak angin. (kalau montir pakai minyak oli..)
04. Dulu 12 kali lebih dalam sebulan, sekarang belum tentu sekali sebulan.
05. Dulu keras sekali selama menunggu, sekarang lama sekali menunggu keras.
06. Dulu langsung ON, sekarang langsung Down.
07. Dulu sering siul2in cewe, sekarang malah siul2in burung.
08. Dulu kencing asin, sekarang banyak yang sudah kencingnya manis.
09. Dulu sering ajak makan enak, sekarang sering ajak makan obat.
10. Dulu korbankan kesehatan demi kekayaan, sekarang korbankan kekayaan demi kesehatan.
11. Dulu mengkritik generasi tua, sekarang mencela generasi muda. (:p )
12. Dulu bermimpi untuk mengubah dunia, sekarang jadi insomnia karena dunia berubah terus.
13. Dulu dongkol karena nggak dikasih, sekarang jengkel karena ditagih. (haha..)
14. Dulu pemburu nikmat, sekarang diburu tobat … ampuuuuun …….>.<
15. Dulu sering mengacungkan jari kelingking, sekarang mengacungkan jari telunjuk. (ga ada hubungannya deh )
hihi..
just for fun..^^
Peter dan Tina sedang duduk bersama di taman kampus tanpa melakukan apapun, hanya memandang langit sementara sahabat-sahabat mereka sedang asik bercanda ria dengan kekasih mereka masing-masing.
Tina: “Duh bosen banget. Aku harap aku juga punya pacar yang bisa berbagi waktu denganku.”
Peter: “Kayaknya cuma tinggal kita berdua deh yang jomblo. cuma kita berdua saja yang tidak punya pasangan sekarang.”
(keduanya mengeluh dan berdiam beberapa saat)
Tina: “Kayaknya aku ada ide bagus deh. kita adakan permainan yuk?”
Peter: “Eh? permainan apaan?”
Tina: “Eng… gampang sih permainannya. Kamu jadi pacarku dan aku jadi
pacarmu tapi hanya untuk 100 hari saja. gimana menurutmu?”
Peter: “Baiklah…. lagian aku juga gada rencana apa-apa untuk beberapa bulan ke depan.”
Tina: “Kok kayaknya kamu gak terlalu niat ya… semangat dong! hari ini akan jadi hari pertama kita kencan. Mau jalan-jalan kemana nih?”
Peter: “Gimana kalo kita nonton saja? Kalo gak salah film The Troy lagi maen deh. katanya film itu bagus”
Tina: “OK dech…. Yuk kita pergi sekarang. tar pulang nonton kita ke
karaoke ya…ajak aja adik kamu sama pacarnya biar seru.”
Peter : “Boleh juga…” (mereka pun pergi nonton, berkaraoke dan Peter mengantarkan Tina pulang malam harinya)
Peter dan Tina menghabiskan waktu untuk ngobrol dan bercanda di kafe,
suasana kafe yang remang-remang dan alunan musik yang syahdu membawa hati mereka pada situasi yang romantis.
Sebelum pulang Peter membeli sebuah kalung perak berliontin bintang untuk Tina.
Mereka pergi ke pusat perbelanjaan untuk mencari kado untuk seorang sahabat Peter.
Setelah lelah berkeliling pusat perbelanjaan, mereka memutuskan membeli
sebuah miniatur mobil mini. Setelah itu mereka beristirahat duduk di foodcourt, makan satu potong kue dan satu gelas jus berdua dan mulai
berpegangan tangan untuk pertama kalinya.
Bermain bowling dengan teman-teman Peter. Tangan tina terasa sakit karena
tidak pernah bermain bowling sebelumnya. Peter memijit-mijit tangan Tina
dengan lembut.
Peter mengajak Tina makan malam di Ancol Bay . Bulan sudah menampakan diri,langit yang cerah menghamparkan ribuan bintang dalam pelukannya.
Mereka duduk menunggu makanan, sambil menikmati suara desir angin berpadu dengan suara gelombang bergulung di pantai. Sekali lagi Tina memandang langit, dan melihat bintang jatuh.
Dia mengucapkan suatu permintaan dalam hatinya.
Peter berulang tahun. Tina membuatkan kue ulang tahun untuk Peter.
Bukan kue buatannya yang pertama, tapi kasih sayang yang mulai timbul dalam hatinya membuat kue buatannya itu menjadi yang terbaik
Peter terharu menerima kue itu, dan dia mengucapkan suatu harapan saat meniup lilin ulang tahunnya.
Menghabiskan waktu di Dufan. Naik halilintar, makan es krim bersama,dan
mengunjungi stand permainan. Peter menghadiahkan sebuah boneka teddy bear untuk Tina, dan Tina membelikan sebuah pulpen untuk Peter.
Pergi Ke PRJ. Melihat meriahnya pameran lampion dari negeri China.. Tina
penasaran untuk mengunjungi salah satu tenda peramal. Sang peramal hanya
mengatakan “Hargai waktumu bersamanya mulai sekarang“, kemudian peramal itu meneteskan air mata.
Peter mengusulkan agar mereka refreshing ke pantai. Pantai Anyer sangat sepi karena bukan waktunya liburan bagi orang lain mereka melepaskan sandal dan berjalan sepanjang pantai sambil berpegangan tangan, merasakan lembutnya pasir dan dinginnya air laut menghempas kaki mereka.
Matahari terbenam, dan mereka berpelukan seakan tidak ingin berpisah lagi.
Peter memutuskan agar mereka menjalani hari ini dengan santai dan sederhana.
Mereka berkeliling kota dan akhirnya duduk di sebuah taman kota.
Tina: “Aku haus.. Istirahat dulu yuk sebentar.”
Peter: “Tunggu disini, aku beli minuman dulu. Aku mau teh botol saja. Kamu mau minum apa?”
Tina: “Aku saja yang beli. kamu kan capek sudah menyetir keliling kota hari
ini. Sebentar ya”
Peter mengangguk. kakinya memang pegal sekali karena dimana-mana Jakarta selalu macet.
Peter sudah menunggu selama 10 menit and Tina belum kembali juga.
Tiba-tiba seseorang yang tak dikenal berlari menghampirinya dengan wajah
panik.
Peter : “Ada apa pak?”
Orang asing: “Ada seorang perempuan ditabrak mobil. Kayaknya perempuan itu adalah temanmu”
Peter segera berlari bersama dengan orang asing itu.
Disana, di atas aspal yang panas terjemur terik matahari siang,tergeletak
tubuh Tina bersimbah darah, masih memegang botol minumannya.
Peter segera melarikan mobilnya membawa Tina ke rumah sakit terdekat.
Peter duduk diluar ruang gawat darurat selama 8 jam 10 menit.
Seorang dokter keluar dengan wajah penuh penyesalan.
Dokter: “Maaf, tapi kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Dia masih bernafas sekarang tapi Yang kuasa akan segera menjemput. Kami menemukan surat ini dalam kantung bajunya.”
Dokter memberikan surat yang terkena percikan darah kepada Peter dan dia
segera masuk ke dalam kamar rawat untuk melihat Tina.
Wajahnya pucat tetapi terlihat damai.
Peter duduk disamping pembaringan tina dan menggenggam tangan Tina dengan erat.
Untuk pertama kali dalam hidupnya Peter merasakan torehan luka yang sangat dalam di hatinya.
Butiran air mata mengalir dari kedua belah matanya.
Kemudian dia mulai membaca surat yang telah ditulis Tina untuknya.
Dear Peter…
ke 100 hari kita sudah hampir berakhir.
Aku menikmati hari-hari yang kulalui bersamamu.
Walaupun kadang-kadang kamu jutek dan tidak bisa ditebak,
tapi semua hal ini telah membawa kebahagiaan dalam hidupku.
Aku sudah menyadari bahwa kau adalah pria yang berharga dalam hidupku.
Aku menyesal tidak pernah berusaha untuk mengenalmu lebih dalam lagi
sebelumnya.
Sekarang aku tidak meminta apa-apa, hanya berharap kita bisa memperpanjang
hari-hari kebersamaan kita. Sama seperti yang kuucapkan pada bintang jatuh
malam itu di pantai,
Aku ingin kau menjadi cinta sejati dalam hidupku. Aku ingin menjadi
kekasihmu selamanya dan berharap kau juga bisa berada disisiku seumur
hidupku. Peter, aku sangat sayang padamu.
Peter: “Tina, apakah kau tahu harapan apa yang kuucapkan dalam hati saat meniup lilin ulang tahunku?
Aku pun berdoa agar Tuhan mengijinkan kita bersama-sama selamanya..
Tina, kau tidak bisa meninggalkanku! hari yang kita lalui baru berjumlah 99 hari!
Kamu harus bangun dan kita akan melewati puluhan ribu hari bersama-sama!
Aku juga sayang padamu, Tina. Jangan tinggalkan aku, jangan biarkan aku
kesepian!
Tina, Aku sayang kamu…!”
Jam dinding berdentang 12 kali…. jantung Tina berhenti berdetak.
Hari itu adalah hari ke 100…
Katakan perasaanmu pada orang yang kau sayangi sebelum terlambat.
Kau tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi besok.
Kau tidak akan pernah tahu siapa yang akan meninggalkanmu dan tidak akan pernah kembali lagi.
DEPAPEPE, sebuah grup musik yang berasal dari Jepang, yang kedua personilnya memainkan gitar akustik. lagu – lagu mereka berupa instrumental.
DEPAPEPE sendiri berasal dari gabungan kedua nama pendek dari kedua personilnya yaitu Miura Takuya dan Tokuoka Yoshinari.
Dibentuk tahun 2002, mereka sempat mengeluarkan 3 album indie sebelum akhirnya mereka bergabung dengan label Sony Music.
Profil personil DEPAPEPE:

1.Miura Takuya atau disebut DEPA –> dia ini rythm na kalo ga ada dia ga seru de lagu2 na depapepe..

TTL : Kobe,5 April 1983
kampong halaman : Nada-ku, Kobe-shi, Hyogo-ken
golongan darah : O
Nickname : DEPA
Hobbies : Looking at Green
Bacaan: Onepiece and Beck
Di mana anda Menyusun lirik lagu : Rumah
sesuatu anda tidak akan pernah mau melakukan: Bungee Jump
cita – cita : Menjadi orang baik
Tokuoka Yoshinari atau disebut PEPE –> pemain melodiny

TTL : Kobe, 15 July 1977
Kampung Halaman : Suma-ku, Kobe-shi, Hyogo-ken
Golonga darah
Nickname: PEPE
Hobbies: memancing
buku bacaan: Acoustic Guitar magazines
Di mana anda Menyusun lirik lagu : Di kamar saya, atau berjalan
Sesuatu anda tidak akan pernah mau melakukan: Bergantung-bergerak dengan mulus.
cita-cita: mencapai titik bahwa anda bisa memuji sendiri.
Pada November 2002, Tokuoka Yoshinari dan Miura Takuya (kedua yang dari Kobe) membentuk Depapepe.
Nama DEPAPEPE tuh dari bahasa Jepang DEPA yang artinya overbite (kata temenku yang ngenalin aku ama depapepe, artinya lebay. Tapi kalo dicari di kamus tonggos), sama PEPE yang berasal dari grup Tokuoka yang pertama, DERUPEPE..
Mereka baik saling berbagi impian lagu menciptakan yang bisa menyampaikan emosi mereka, apakah sedih atau pun perasaan bahagia.
Dari Kobe asli mereka ke Osaka kemudian ke Kyoto, mereka bermain di jalan dengan menggumpulan orang di lingkungan sekitar. Dengan hanya dua gitar akustik, mereka bermain dengan apa yang dipikirkan dan emosi.
mereka merasa nyaman, mengayunkan lagu dengan baik dan memberikan kerinduan dengan suasana nyaman, menyenangkan dan sangat penuh belas kasih.
Dilambungkan oleh musik yang menolongnya berkembang secara kilat pasar, Tokuoka bersemangat bermain sampai bakatnya sebagai pembuat lagu, sedangkan Miura dengan berani secara sensitive melambangkan emosinya dengan pertolongan gitarnya.
Dengan lagu mudah diingat, hebat memetik rythm dan penuh gaya semangat, lagu Depapepe’s kelihatannya populer di semua jenis kelamin, umur dan bahasa. Dengan pertukaran yang cepat, bermain secara mahir mulus dan melodi solo dan dengan iringan yang energik dan cemerlang tanpa vocals, lagu merasa lengkap malah untuk menolong newbies. Depapepe mempunyai tingkat nada teknik gitar yang sangat lengkap dan kadang-kadang, mereka memakai barang yang sangat dasar seperti harmonika, tremelo dll,yang secara pas untuk menambah lagu. Lagu mereka secara teknis sulit tetapi kedua orang tersebut melakukannya dengan sangat baik.
Sejak pengeluaran CD pertama mereka, mereka sudah menikmati kontak yang sangat besar di TV, radio, peristiwa langsung ( acara live show), semuanya yang meningkatkan bakat dan umat manusia mereka.
Mereka melepaskan tiga indies di hadapan mayor mereka debut yang secara kolektif hingga mencapai bilangan penjualan sebanyak sekitar 100.000 tiruan.
Mereka menjadi mayor pada debut mereka tahun 2005 dengan mereka album “Let’s Go!!!”, dan menggolongkan dalam 10 teratas Oricon’s Instrumental Artist Debut Chart.
target apa yang sebenarnya yang ingin saya raih?
saya mau menjadi game designer…
bagaimana saya mengetahui bahwa saya telah mencapai target?
kita punya suatu target yang akan kita capai…contoh:saya mau mencapai IP minimal 3,75..ketika IP saya 3,8..maka target saya tercapai.
dapatkah saya mencapai target dengan mempertimbangkan potensi diri yang dimiliki?
ya,saya mampu dengan keinginan dan kerja keras
mampukah saya mencapai target tersebut?
harus mampu
berapa lama jangka waktu untuk mencapai target tersebut?
3,5 – 4 tahun
|
Karakter Binusian |
Urutan prioritas (1-7) |
|
Konsisten (Sikap dan pendirian yang teguh dan tidak plin-plan) |
4 |
|
Egaliter (Semangat tidak menuntut pengakuan sebagai pemimpin melalui paksaan,tetapi melalui teladan dan contoh) |
1 |
|
Jujur (Mengatakan yang benar dan tidak menyampaikan informasi yang salah didorong oleh tujuan buruk) |
6 |
|
Terbuka (membuka diri kepada yang lain dan terbuka bagi orang lain) |
2 |
|
Adil (Memberikan kepada setiap orang apa yang menjadi haknya,atau suatu sikap berpihak kepada yang benar,tidak memihak salah satunya,dan tidak berat sebelah) |
3 |
|
Peduli (Suatu sikap dan tindakan ikut meringankan beban orang lain) |
5 |
|
Berani dan Bertanggung jawab (Mengetahui dan melakukan apa yang diharapkan dari kita) |
7 |
